Sahabat umrohmuda.com, menjalankan ibadah ke tanah suci adalah impian dari jutaan umat Islam di seluruh dunia. Mereka berlomba-lomba mempersembahkan ibadah terbaik untuk Allah Ta’ala. Selain beribadah tentu saja ada doa yang sudah dipersiapkan dari rumah untuk bisa dilangitkan di tempat-tempat yang mustajab. Doa disini maksudnya adalah doa di luar pelaksanaan rukun-rukun umroh.
Namun demikian, tak jarang ketika jemaah sudah berada di depan Ka’bah, hanya bisa terdiam tanpa kata, hanya bisa takjub, perasaan tak percaya, sambil menyebut asma-Nya berulang lagi, bahkan sampai menangis.
Lalu, kira-kira doa untuk apa saja yang bisa kita persiapkan supaya tidak bingung ketika berada di rumah Allah? Berikut kami rangkum sebagai bekal bagi yang ingin melaksanakan ibadah ke tanah suci.
- Doa kebaikan dunia akhirat bagi diri sendiri dan keluarga
Ini adalah merupakan puncak kebaikan dari segala macam doa karena yang diminta adalah kebaikan, baik di dunia maupun di akhirat. Meminta kebaikan berarti juga agar dijauhkan dari segala keburukan. Kebaikan di dunia terdiri dari berbagai nikmat yaitu kesehatan, tempat tinggal yang damai dan lapang, pasangan hidup yang penuh kebaikan, anak-anak yang saleh, rezeki yang berkah, ilmu yang bermanfaat, amal saleh, kendaraan, pujian yang baik, serta kebaikan-kebaikan lainnya sebagaimana disebutkan oleh para pakar tafsir.
Adapun kebaikan akhirat yang diminta tentunya memiliki derajad yang lebih tinggi lagi yaitu keselamatan dan agar dijauhkan dari siksa neraka, dimasukkan ke dalam surga, dimudahkan di yaumul hisab, serta berbagai kebaikan di akhirat lainnya. Pada intinya kebaikan di akhirat adalah surga dan ampunan Allah. Tentulah ini menjadi cita-cita semua umat Islam.
Selain diri sendiri, maka doa ini juga ditujukan untuk kedua orangtua, pasangan hidup, anak, saudara, kerabat, dan saudara sesama muslim.
- Doa memohon ampunan
Sesungguhnya manusia itu tempat salah dan dosa. Maka kesempatan beribadah ke tanah suci hendaklah jangan disia-siakan. Gunakan waktu sebaik mungkin untuk memohon ampunan kepada Allah. Baik doa besar ataupun kecil, dosa yang disengaja ataupun tidak, maka bertaubat adalah langkah yang tepat untuk menyucikan diri. Ketika dosa terampuni, maka akan membuka peluang untuk terkabulnya doa-doa yang lainnya. Tak hanya memohon ampunan bagi diri sendiri, tetapi juga bagi kedua orangtua dan kaum mukminin.
- Meminta kemudahan dan rahmat dalam ibadah dan ketaatan
Sesungguhnya jika seorang hamba mendapat kemudahan dalam melakukan ketaatan, maka hal itu tak lepas dari pertolongan Allah. Karena rahmat-Nya jua sehingga manusia bisa melakukan banyak amalan, dan diringankan dalam beribadah. Tanpa rahmat dan pertolongan Allah, hal ini mustahil untuk didapatkan. Maka dari itu selayaknya seorang hamba selalu meminta kemudahan dan pertolongan dalam melaksanakan ibadah dan ketaatan.
- Doa meminta husnul khatimah dan dijauhkan dari siksa kubur
Kita dibolehkan risau untuk hal-hal yang berkenaan dengan kehidupan di akhirat, termasuk risau bagaimana nantinya akhir kehidupan kita. Balasan baik ataukah buruk tergantung dari bagaimana saat kita menutup usia. Maka, sebagai hamba Allah hendaklah terus melakukan amal saleh dan memohon akhir yang baik dalam kehidupan, serta dijauhkan dari siksa kubur.
- Doa agar tergolong orang-orang yang beriman dan diberikan keturunan yang saleh
Salah satu doa yang diajarkan dalam kitab suci adalah memohon agar dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang beriman, yang akan menjadi saksi kebenaran Al Qur’an dan kebenaran kenabian Rasulullah. Tak hanya itu, hendaklah juga berdoa agar diberikan keturunan yang saleh, sehingga menjadi penolong di akhirat nanti, yaitu amal jariyah dari kesalehannya.
- Doa ketetapan hati dan ketetapan untuk melaksanakan shalat
Hati manusia rawan terombang ambing. Jalan kehidupan dipenuhi dengan berbagai ujian dan godaan yang ada kalanya menjerumuskan. Allah-lah satu-satunya tempat bersandar. Agar tetap berlurus hati, maka sebaiknya memohon kepada Allah agar diberikan ketetapan hati.
Nabi Ibrahim ‘alaihi salam pernah mencontohkan salah satu doa yaitu agar diberikan ketetapan hati dalam melaksanakan ibadah salat sebagai amalan yang akan dihisab pertama kali di hari akhir. Maka, doa ini sangatlah penting untuk dipanjatkan ketika berada di tanah suci.
- Doa agar diterima amal ibadah dan taubat
Sesungguhnya jika seorang hamba melaksanakan amal saleh, maka sama sekali belum jaminan bahwa ibadahnya diterima. Mungkin ada yang kurang dalam niat, dalam tata cara, dalam halal dan tidaknya pakaian yang digunakan untuk ibadah, atau rezeki yang dimakan, juga sikap-sikap setelah melaksanakan ibadah apakah ada unsur riya’ ataukah menyombongkan diri. Maka salah satu doa yang penting adalah meminta kepada Allah agar ibadahnya diterima, baik ibadah umroh maupun ibadah wajib dan ibadah sunnah lainnya.
Selain doa untuk diterima amal ibadah, sebaiknya juga memohon agar segala pertaubatan diterima oleh Allah, pulang dalam keadaan disucikan.
- Doa dilapangkan hati dan dimudahkan segala urusan
Hati yang lapang dalam berbagai keadaan melahirkan ketenangan. Ketenangan sangatlah penting dalam menjalani kehidupan baik dalam ibadah, bekerja, menghadapi masalah, dan lain-lain. Maka dari itu, doa yang tak kalah penting untuk diucap adalah doa meminta kelapangan hati dan kemudahan dalam segala urusan.
- Doa dijadikan hamba yang bersyukur
Mengapa kita harus meminta untuk dijadikan hamba yang bersyukur? Jawabnya adalah supaya kita termasuk para hamba yang tidak kufur nikmat. Dengan bersyukur berarti menyadari karunia Allah yang sangat banyak, dengan demikian akan timbul rasa takjub dan menambah ketaatan kepada-Nya. Hamba yang pandai bersyukur, maka Allah akan menambahkan kepadanya nikmat yang lebih banyak lagi.
- Doa minta keamanan negeri umat muslim dan berlindung dari orang-orang yang zalim
Keamanan suatu negeri sangatlah penting, baik aman dari segala macam gangguan, pejajahan, penindasan, bencana, dan lain sebagaianya. Negeri yang aman akan memudahkan rakyatnya dalam melakukan amal ibadah. Tak hanya mendoakan negara Indonesia, maka mendoakan Palestina dan negara yang terzalimi lainnya adalah sebuah bentuk kepedulian dan kecintaan kepada saudara sesama muslim.
- Doa agar ditambahkan ilmu
Ada sebuah perkataan masyur dari Imam Ahmad rahimahullah, “Manusia membutuhkan ilmu jauh lebih banyak daripada kebutuhan mereka kepada makanan dan minuman. Karena makanan dan minuman itu dibutuhkan sekali atau dua kali dalam sehari. Adapun ilmu dibutuhkan sebanyak hembusan nafas.”
Karena ilmu maka ibadah menjadi sempurna, dan karena ilmu manusia beroleh petunjuk-Nya. Jalan menuju Allah, menuju keselamatan akan semakin terang bersama dengan ilmu.
- Doa untuk segala hajad di dunia
Setelah bermunajad untuk segala kebaikan di akhirat, maka yang tak kalah penting adalah berdoa untuk terpenuhinya segala hajad kita di dunia. Kehadiran kita di tanah suci tentu saja dengan membawa proposal, hajad dan cita-cita, pencapaian dalam hidup yang ingin diminta disana, maka quality time berikutnya bersama Allah adalah ajukan proposal-proposal dan life plan kita disana.
- Doa untuk orang-orang di sekitar kita
Tak jarang sebelum berangkat umroh kita akan menerima titipan doa, maka ketika disana kita bisa menyampaikan titipan-titipan doa tersebut. Namun ada doa yang lebih utama yaitu doa yang kita ucap diam-diam tanpa diketahui oleh orang yang kita doakan. Ini adalah satu sunnah yang mungkin sangat jarang dilakukan yaitu mendoakan sesama muslim semisal teman, sahabat, guru dan lain-lain tanpa sepengetahuannya.
Para ulama mengatakan doa yang seperti ini adalah tanda jujurnya keimanan seseorang. Sebelum berangkat umroh ingat dengan baik orang-orang di sekitar kita, atau jika perlu dicatat. Ingatlah untuk mendoakan siapa yang baru sakit, yang baru mendapat ujian, yang terlilit hutang, yang sedang menanti jodoh atau keturunan, yang ingin segera ke Baitullah, yang belum mendapat hidayah Allah, dll. Suatu saat kita akan tersenyum bahagia melihat doa-doa yang diijabah, entah dari mulut kita atau dari ikhtiar dan doa orang yang kita doakan, Allah akan memberikan kebaikan untuk kita.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَدْعُو لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ إِلَّا قَالَ الْمَلَكُ وَلَكَ بِمِثْلٍ
“Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, ‘Dan bagimu juga kebaikan yang sama.’” (HR. Muslim)
Sahabat umrohmuda.com, Pergi ke Baitullah harus benar-benar memberikan dampak, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang di sekitar kita. persiapan baik jasmani dan ruhani sangatlah diperlukan. Doa adalah juga senjatanya orang beriman. Bahkan untuk perkara remeh, kitapun dianjurkan untuk meminta kepada Allah, apalagi dalam urusan-urusan yang lebih besar.
Aisyah radhiallahu ta’ala ‘anha juga mengatakan:
سَلُوا اللَّهَ كُلَّ شَيءٍ حَتَّى الشِّسعَ
“Mintalah kepada Allah bahkan meminta tali sendal sekalipun”
(HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman 2/42, Al Albani berkata: “mauquf jayyid” dalam Silsilah Adh Dha’ifah no. 1363).
Maka sahabat, persiapkan dengan baik, mintalah kepada Allah dengan khusyuk, janganlah minta sedikit, mintalah yang banyak. Karena Allah sendiri yang memberikan perintah untuk selalu berdoa kepada-Nya, dan janganlah kita termasuk orang-orang yang menyombongkan diri dengan enggan berdoa.
Menjemput pagi, 30 September 2024 M
26 Rabi’ul Awal 1446 H
____________________
Oleh : Ajeng J. Prihatina
Founder Umroh Muda Squad
